Rabu, 18 Desember 2013

19 Desember 2013


  • 'Tapering' Stimulus Fed Melambungkan Dollar AS.  Dollar AS melambung versus Yen pasca Federal Reserve mengejutkan pasar dengan memperlambat laju pembelian obligasi menjadi $75 milyar perbulan dan membuka peluang untuk tapering lebih lanjut jika perekonomian terus membaik. Namun indikasi bahwa Fed akan menahan suku bunga pada rekor rendah untuk waktu yang lebih lama membeuat Greenbach harus menelan kerugian terhadap Euro.
  • Rupiah Terpukul Oleh Wacana larangan Ekspor Bijih.   Rupiah Merosot ke level terendah 5-tahun dipicu kekhawatiran bahwa larangan eksporbijih akan memperburuk defisit neraca berjalan Indonesia, yang mendorong pemerintah untuk merevisi anggaran tahun 2014. Larangan tersebut mungkin akan membebani ekspor negara sebesar lebih dari $5 Milyar pertahun, menurut analis Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd.
  • Sterling Melonjak Pasca Data Pengangguran Inggris.   Sterling Menguat tajam terhadap Dollar AS pasca tingkat pengangguran Inggris Merosot ke Level terendah sejak april 2009, yang mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih cepat. Cable juga terbantu oleh survey Confederation of British Industry yang menunjukkan neraca oenjualan ritel melonjak ke level 15-bulan menjadi +34 pada bulan Desember.
  • Fed Pangkas Simulus Moneter.  Mulai bulan Januari 2014, Federal Reserve akan Memangkas Program pembelian asset sebesar $10 M. Fed mengatakan langkah ini diambil melihat outlook ekonomi yang lebih baik, dan mengatakan kinerja ekonomi sesuai yang diharapkan. Fed akan melakukan pembelian Treasury perbulan sebesar $40 M dari sebelumnya $45 M, dan pembelian asset berbasis hipotek sebesar $35 M dari sebelumnya $40 M perbulan.  
  • Fed Mulai Tapering, Emas Anjlok.  Emas Berjangka anjlok pada hari rabu, pasca Fedreal Reserve mengatakan akan mulai mengurangi programpembelian asset menjadi $75M per bulan. Setelah berayun antara penguatan dan pelemahan ditengah konfensi pers Ben Bernanke, Emas akhirnya Merosot setelah dollar Menguat terhadap mata uang utama. Fed akan mengurani Pembelian asset berbasis hipotek dan Treassury masing-masing menjadi $35M dan $45M
  • Minyak Ditutup Menguat Pasca Keputusan Fed.  Minyak menguat pada hari rabu, menyentuh level tertinggi pada pekan ini seiring investor melihat keputusan Fed melakukan tapering sebagai barang bukti penguatan perekonomian AS yang dapat meningkatkan permintaan akan minyak. Fed mengumumkan pemangkasan stimulus noneter sebesar $10 M perbulan. Trader juga melihat data penurunan persediaan minyak AS. Energy information Administration merilis data persediaan minyak AS turun sebesar 2,9 juta barel menjadi 372,3 juta barel.




Open demo account MIFX                                                     OPEN LIVE ACCOUNT MIFX




Tidak ada komentar:

Posting Komentar