- Greenback Tertolong Oleh Prospek Pertumbuha AS. Dollar AS tergelincir versusrival-rival utamanya pada perdagangan hari senin yang tidak likuid, seiring pada investor dan spekulan menyesuaikan posisi dan memangkas posisi long mata uang AS dan langkah Federal Reserve untuk mulai mengurangi stimulus masih membatasi Greenback
- Euro Mengabaikan Peringatan ECB. Euro terapresiasi versus Dollar AS yang melemah pada awal pekan ini, seiring Italia menjadi fokus investor pasca mendapatkan peringatan dari Europian Central Bankpada hari minggu lalu ttentang komitmen untuk menjaga keuangan publik. Data konsumen yang lemah juga turut membayangi sentimen menjelang konferesni pers akhir tahun dari PM Enricco Letta. Hari senin menjadi sesi perdagangan full terakhir untuk sebagian besar pasar sebelum libur natal.
- Data AS Menghambat Rebound Sterling. Sterling mengurangi penguatan di tengah perdagangan tipis hari senin,seiring data belanja konsumen AS yang solid menopang Dollar AS. Telepas dari tipisnya kondisi perdagangan, investor cenderung tetap waspada terhadap sterling setelah pembuat kebijakan BoE memperingatkan tentang resiko dari keberlanjutan apresiasi sterling terhadap keseimbangan pertumbuhan permintaan dan pemulihan.
- Emas Kembali Tergelincir Ke Bawah $1.200. Emas melemah pada hari senin seiring para pemain membatasi transaksi mereka sebelum libur akhir tahun dipasar yang menuju penurunan tahunan terbesar dalam tiga dekade dan menghadapi perkiraan penurunan lebih lanjut di tahun 2014. Emas saat ini berada di jalur untuk akhiri tahun dengan penurunan hampir 30% d level terendah dalam enam blan terakhir di bawah $1.200/onz, dan beberapa analis mengatakan bahwa pasar dapat menembus kebawah di level terendah bulan april 2010 di $1.050 pada tahun depan.
- Minyak Anjlok Di Tengah Aksi Profit Taking Jelang Libur Natal. Harga minyak mentah berjangka AS turun untuk pertama kalinya dalam empat hari di hari senin, seiring para trader mengambil untung dari kenaikan akhir-akhir ini yang dipicu oleh tanda-tanda membaiknya ekonomi AS yang dapat mengangkat permintaan minyak. Para trader mengatakan bahwa para pelaku pasar tampaknya telah menjauh dari pasar menjelang libur natal pada hari rabu, membantu harga untuk bergerak turun. Namun bebrapa Analis mengatakan bahwa pondasi untuk minyak tampaknya masih berada pada tempatnya untuk kenaikan lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang
Senin, 23 Desember 2013
24 Desember 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar